Sertifikasi Kompetensi Manager Energi - BNSP
PENDAHULUAN
Belakangan ini banyak perusahaan memerlukan energi yang lumayan besar untuk menjalankan produksi ataupun operasional perusahaan. Konsumsi energi yang terus-menerus memberi dampak yang signifikan terhadap anggaran biaya yang harus dikeluarkan oleh perusahaan. Kurangnya perhatian dan kelalaian karyawan terhadap penggunaan konsumsi energi juga menyebabkan membengkaknya tagihan listrik yang harus ditanggung perusahaan. Berbagai macam cara dilakukan manajemen suatu perusahaan untuk meningkatkan efisiensi dalam konsumsi energi, salah satunya dengan melakukan perencanaan pemakaian energi secara efesien dan tepat. Untuk itu diperlukan seorang Manajer Energi yang memiliki kompetensi sesuai dengan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) Bidang Energi.
Pelatihan dan Sertifikasi Manajer Energi mengacu pada SKKNI Manajer Energi di atur dalam Kepmenaker 80/2015 tentang Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia Kategori Jasa Profesional, Ilmiah dan Teknis pada Jabatan Kerja Manajer Energi di Industri dan Bangunan Gedung. Untuk setiap masing-masing jabatan Manager Energi Industri dan Manajer Energi Bangunan Gedung, terdapat 6 (enam) kompetensi yang harus dimiliki. Kompetensi yang disebutkan didalam SKKNI Manajer Energi di bawah ini menjadi kerangka penyusunan detail materi yang akan disampaikan dalam Pelatihan Manajer Energi Industri maupun Pelatihan Manajer Energi Bagunan Gedung.
DASAR HUKUM
Skema Sertifikasi Kompetensi Manajer Energi merupakan skema sertifikasi yang dikembangkan oleh Komite Skema Sertifikasi LSP. Kemasan kompetensi yang digunakan mengacu pada SKKNI yang ditetapkan berdasarkan keputusan Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Nomor 80 Tahun 2015 tentang Penetapan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia Kategori Jasa Profesional, Ilmiah dan Teknis Golongan Pokok Jasa Profesional, Ilmiah dan Teknis Lainnya pada Jabatan Kerja Manajer Energi di Industri dan Manajer Energi di Bangunan Gedung. Skema
sertifikasi ini digunakan untuk memastikan dan memelihara kompetensi Manajer Energi di Industri dan Manajer Energi di Bangunan Gedung.
LATAR BELAKANG
Skema sertifikasi untuk dijadikan acuan di dalam melaksanakan sertifikasi kompetensi, berdasarkan pada:
1. Tuntutan persyaratan kompetensi Manajer Energi di Industri dan di Bangunan Gedung pada Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2007 Tentang Energi
2. Tuntutan persyaratan kompetensi Manajer Energi di Industri dan di Bangunan Gedung pada Peraturan Pemerintah Nomor 70 Tahun 2009 tentang Konservasi
3. Tuntutan persyaratan kompetensi Manajer Energi di Industri dan di Bangunan Gedung pada Peraturan Menteri ESDM Nomor 14 Tahun 2012 tentang Manajemen Energi
4. Tuntutan kebutuhan penyetaraan antara pengalaman kerja dan ijazah pendidikan formal melalui sertifikasi
5. Tuntutan stakeholders di Bidang Industri dan Bangunan Gedung
6. Tuntutan persyaratan kompetensi regional dan global
7. Tuntutan persyaratan dalam Sistem Manajemen Energi ISO 50000-2011
TUJUAN & MANFAAT
1. Peserta memahami peraturan perundangan energi yang relevan
2. Peserta memahami prinsip-prinsip penghematan energi di industri dan bangunan gedung
3. Peserta memahami dan mampu menyiapkan dan menyusun Kebijakan Energi perusahaan
4. Peserta memahami dan mampu merencanakan Manajemen Energi
5. Peserta memahami dan mampu melaksanakan Rencana Manajemen Energi
6. Peserta memahami dan mampu mengevaluasi Manajemen Energi
7. Peserta memahami dan mampu melaksanakan Tinjauan Manajemen
OUTLINE MATERI
- 1. Peraturan Perundangan tentang Energi dan Konservasi Energi
- 2. Prinsip Penghematan Energi di Industri dan Bangunan Gedung
- 3. Manajemen Energi
- 4. Kebijakan Energi dan Peran Manajemen Puncak
- 5. Audit Energi dan Tinjauan Energi
- 6. Indikator Kinerja Energi, Baseline dan Target Kinerja Energi
- 7. Rencana Aksi Manajemen Energi
- 8. Kebutuhan Sumber Daya Manusia dan Pelatihan
- 9. Kriteria Kinerja Energi pada Disain Proses dan Pengadaan Peralatan
- 10. Parameter Operasi Kritis dan Kendali Operasi
- 11. Komunikasi dan Peningkatan Kesadaran tentang Manajemen Energi
- 12. Evaluasi Manajemen Energi
- 13. Tinjauan Manajemen